Filosofi Santri Agar Tak Jadi Pembenci

Tulisan ini dimuat di Mojok.co/ Sejak Pilpres 2014 hingga hari ini, orang Indonesia, terutama yang ber-KTP Facebook dan Twitter, sepertinya telah terkutub menjadi dua kelompok: pembenci dan pemuja. Isu apa saja bisa menggiring orang saling bermusuhan karena alasan kebencian. Tampaknya permusuhan warga ini akan masih berlanjut hingga tahun-tahun ke depan, setidaknya yang paling dekat hingga… Read More Filosofi Santri Agar Tak Jadi Pembenci

Media dan Pencekokan Pangan

Tulisan ini dimuat di Geotimes.co.id/ Penulis: Mohammad Sholekhudin Baru-baru ini, lembaga perlindungan konsumen Australia menghukum denda Unilever Australia karena dianggap telah melakukan kecurangan publik. Es krim Paddle Pop buatan mereka diklaim sebagai jajanan sehat untuk para murid sekolah, bahkan produk itu dilengkapi dengan logo telah memenuhi syarat Pedoman Nasional Kantin Sekolah yang Sehat. Padahal kenyataannya… Read More Media dan Pencekokan Pangan

Mari Mudik, Mari Talak Jakarta

  Tulisan ini dimuat di Mojok.co/ Musim mudik sudah tiba. Kenapa tidak mudik selamanya saja? Ibarat seorang ibu, Ibukota (sekaligus Ibukita) ini sudah tua renta. Sakit-sakitan menyusui sepuluh juta warganya. Juga jutaan lagi orang luar Jakarta. Segala resep kebijakan sudah dicoba. Gubernur sudah gonta-ganti datang dan pergi. Tapi Jakarta tetap tidak lebih manusiawi. Hanya tampilan… Read More Mari Mudik, Mari Talak Jakarta

CUPARMAN dan MICROWIFE

  Tulisan ini dimuat di Voxpop.id/ Jangan pernah bicara tentang emansipasi wanita dan kesetaraan jenis kelamin kalau tidak berani bicara soal dapur! Teori sosiologi terlalu abstrak sementara urusan dapur terlalu konkret dan mendasar. Maka, mari kita bicara tentang dapur lebih dulu.   Dalam urusan dapur, kita mungkin bisa mengambil analogi soal ASI. Dulu kampanye pemberian… Read More CUPARMAN dan MICROWIFE