Hikayat Celana Tanpa Risleting [hikayat]

Sejak dua bulan ini ogut dihadapkan pada sebuah pilihan sulit: memensiunkan atau tetap mengkaryakan celana yang paling ogut cintai. Ini celana ogut yang usianya paling panjang. Mungkin Tuhan memberinya umur panjang karena ia rajin silaturahim (atau rajin berdoa?). Ogut menjahitkan celana ini di semester-semester awal kuliah, sekitar sepuluh tahun lalu. Dan sampai sekarang masih ogut pakai untuk bekerja. Kebetulan, lingkar perut ogut tidak mengalami perubahan selama sepuluh tahun terakhir.

Syahdan, dua bulan lalu risletingnya rusak. Mau ogut buang, rasanya sayang. Mau ogut bawa ke penjahit, ogut malu. Hingga sekarang, ogut belum punya alasan untuk membuang celana ini (meski tiap hari, ogut berharap alasan itu datang). Akhirnya ogut biarkan saja dan terus ogut pakai bekerja seperti biasa.

Sejauh ini tak pernah menimbulkan masalah karena memang ogut tak memasukkan baju saat kerja. Tak ada seorang pun yang tahu bahwa ogut memakai celana tanpa risleting. Tapi sejujurnya ogut kadang khawatir, suatu saat ini akan ketahuan dan bikin malu. Kata pepatah Melayu, sepandai-pandai tupai membungkus terasi, tetap saja ia tak mungkin bisa membuka warung kelontong.

Dugaan ogut, celana ini masih akan berumur paling tidak satu tahun lagi.

Seorang kawan beberapa kali meledek celana ogut dan menyarankan ogut membeli celana jins. Saran ini sempat ogut pertimbangkan. Tapi, begitu membayangkan ogut memakai jins, dengkul ogut terasa dingin dan geli.

Ogut pernah satu kali pergi ke mal dan membeli celana yang sedikit gaul. Bukan jins, tapi lumayan gaul. Di toko, ogut langsung membayarnya, tak mencobanya lebih dulu. Sampai di rumah kos, ogut mencobanya. Begitu ogut mematut diri memakai celana itu, ogut tersenyum nyengir. Dan ogut terus nyengir sepanjang hari itu. Ogut yakin setan dan malaikat di kamar ogut pun ikut ketawa.

Esoknya, celana itu ogut hibahkan kepada seorang kawan.

Advertisements

One thought on “Hikayat Celana Tanpa Risleting [hikayat]

  1. Ya ampun … celono 10 tahun!?? … benar-benar rekor Din !!… Salut-salut ..!!. Saranku sampeyan memang tidak cocok memakai celana Jin … tetapi anda lebih cocok memakai celana Gendruwo …. :)))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s