Tong [igauan]

Ada saat-saat tertentu ketika aroma masa lalu menyergap kilatan pikiranmu, dan engkau tidak bisa berbuat apa-apa kecuali memendam rindu sampai batas dendam dan hampir dengan sadar engkau berkata kepada dirimu sendiri: mengapa aku beranjak.

Aroma masa lalu ada di belakang tengkukmu. Bersiaplah untuk menghimpun embun meski hanya seselaput tipis. Setelah itu berharaplah bebanmu habis tepat di pagi hari ketika embun masih berkilau menyejukkan, sementara matahari belum terlalu hangat untuk membuatnya malu dan beranjak pergi darimu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s