Rambut Subur Berkat Akupunktur [intisari]

Penulis: M. Sholekhudin

Tusuk jarum biasanya identik sebagai terapi alternatif untuk pengobatan penyakit. Kini, teknik ini juga banyak dipakai dalam urusan kecantikan. Mulai dari urusan kegemukan sampai problem rambut rontok. Hasilnya memang tidak cespleng seketika, tapi dijamin aman dari efek sampingan.

=====

Cantik itu relatif tapi jelek itu mutlak, kata sebuah guyonan. Benar atau tidak guyonan ini, yang jelas hingga sekarang kebanyakan orang masih bermazhab lawas soal kecantikan. Dalam urusan rambut misalnya, sebagian besar orang masih menganggap bahwa rambut jarang dan ubanan adalah rambut yang kurang indah. Apalagi sampai botak.

Tak mengherankan jika produk-produk kosmetika rambut selalu laris. Pusat-pusat perawatan kecantikan pun tak pernah sepi dari pelanggan yang punya masalah mahkota kepala. Mulai dari problem ketombe, rambut kering, rontok, ubanan, sampai botak. Belakangan klinik-klinik akupunktur pun menawarkan program perawatan untuk mengatasi masalah-masalah ini.

Pelanggannya tak cuma cewek-cewek kece, tapi juga pria-pria perlente. “Yang datang ke klinik kami jumlahnya kira-kira seimbang antara cewek dan cowok,” ungkap Lilis Christine, akupunkturis Klinik Vikrist, klinik akupunktur yang terletak di daerah Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Jika dibandingkan dengan metode kedokteran Barat, teknik akupunktur menggunakan pendekatan yang berbeda. Dalam ilmu pengobatan tradisional Cina (Traditional Chinese Medicine, TCM), rambut rontok disebabkan oleh gangguan pada <i>qi</i> (baca <i>ci</i>)dan <i>xue</i> (baca <i>cie</i>, dengan bunyi “e” seperti pada encer). Tentu saja kedua istilah ini tidak dikenal di buku-buku kedokteran Barat. <i>Qi</i> berarti energi sedangkan <i>xue</i> berarti darah.

Keseimbangan kedua unsur ini akan terganggu jika organ hati dan ginjal tidak sehat. Lagi-lagi, pengertian ginjal dan hati dalam hal ini pun tidak seratus persen sama dengan pengertian menurut dokter. Ginjal, dalam TCM, berfungsi menyimpan sari makanan. Sementara hati berfungsi menyimpan darah.

Jika ginjal dan hati tidak sehat, bukan berarti yang bersangkutan menderita radang hati atau gagal ginjal. Bukan. Gangguan pada kedua organ ini menyebabkan aliran darah dan sari makanan ke akar rambut ikut terganggu. Akibatnya, proses pertumbuhan dan regenerasi rambut juga ikut terganggu. Rontoknya jalan terus. Tapi rambut baru tumbuhnya ogah-ogahan. “Ini yang akan menyebabkan pertumbuhan rambut mengalami defisit,” kata Christine.

Dalam kondisi normal, rambut yang gugur akan diganti oleh tunas rambut yang baru. Dalam tempo sebulan, rambut tumbuh sekitar 1 – 2 cm. Fungsi akupunktur, kata Christine, membuat mekanisme normal ini tetap terjaga. Tidak lebih dari itu. Karenanya ia tidak bisa menjanjikan rambut bakal lebih lebat dalam tempo satu atau dua bulan saja. Proses rehabilitasi rambut memang berlangsung pelan-pelan.

<b>Jarum bintang tujuh</b>

Seperti jamaknya akupunkturis, sebelum menerapi pasiennya, Christine menegakkan diagnosis lewat empat tahap pemeriksaan. Di samping riwayat kesehatan pasien, ia juga memeriksa denyut nadi, roman muka, suara, hingga bau keringat pasien. Tentu saja tidak pakai acara endus-mengendus. Cukup dengan kesan sekilas saat proses mengobrol.

Pemeriksaan-pemeriksaan ini penting untuk menentukan masalah utama penyebab kerontokan rambut. Juga untuk menentukan unsur apa yang dominan di dalam diri pasien, yin ataukah yang. Hasil pemeriksaan ini berguna untuk menentukan titik-titik mana yang akan ditusuk jarum. Masing-masing pasien diperlakukan secara individual, tidak disamaratakan.

Sebelum acara tusuk-menusuk dimulai, Christine menstimulasi kulit kepala pasien dengan jarum bintang tujuh. Jangan bayangkan alat ini seperti senjata rahasia para pendekar kungfu. Bentuknya mirip alat ketuk kecil yang digunakan untuk memberikan tekanan-tekanan lembut di kulit kepala. Tidak sampai terasa sakit. Pemberian tekanan ini bertujuan untuk merangsang aliran darah ke daerah kulit kepala.

Setelah itu, barulah acara tusuk jarum dimulai. Dengan jarum sekali pakai, Christine menusuk titik-titik tertentu sesuai dengan pemeriksaan awal. Biasanya yang ditusuk adalah bagian kepala, wajah, tangan, atau kaki. Sekilas mungkin tampak menakutkan, melihat jarum menancap di kepala dan wajah. Tapi Christine menjamin rasa tusukan tidak lebih sakit daripada gigitan semut rumahan.

Jarum-jarum ini dibiarkan tertancap selama sekitar 15 – 20 menit untuk menstimulasi titik-titik akupunktur. Selama proses itu, stimulasi titik akupunktur juga dibantu dengan TDP, alat pemancar gelombang panas. Fungsinya mirip moksa, penghangat jarum akupunktur cara tradisional. Satu kali proses tusuk jarum membutuhkan waktu tidak lebih dari setengah jam. Setelah itu selesai. Tapi keseluruhan proses terapi tidak berhenti sampai di sini. Setelah keluar dari klinik, pasien harus mengikuti program tertentu.

<b>Perlu <i>cream bath</i></b>

Di dalam ilmu TCM, setiap bagian kulit kepala mewakili bagian organ tubuh tertentu. Kerontokan atau kebotakan di satu bagian kepala biasanya punya hubungan dengan organ tubuh tertentu. Botak depan, tengah, atau belakang mengindikasikan masalah yang berbeda.

Sekadar contoh, kebotakan bentuk “M” (di bagian dahi), biasanya disebabkan oleh gangguan pada indera penglihatan. Bisa jadi karena mata terlalu capek bekerja, kurang istirahat, atau kurang mendapat nutrisi. Jika kerontokan terjadi di user-user (bagian pusat rambut), itu pertanda adanya masalah di organ cerna. Mungkin di lambung, mungkin juga di usus.

Dalam tinjauan TCM, masalah rambut rontok selalu terkait dengan masalah kesehatan yang lain. Jika ingin masalah rambut selesai, gangguan utama harus diselesaikan lebih dulu. Tidak bisa tidak. Akupunktur harus selalu dibarengi dengan perubahan pola hidup.

Jika kerontokan disebabkan oleh masalah gangguan cerna, masalah utama ini harus diselesaikan dulu. Jika kerontokan disebabkan oleh stres yang berlebihan, maka stresnya harus dikelola dulu. “Sebenarnya bisa saja titik stresnya kita akupunktur,
tapi kalau setelah itu pasien masih menderita stres tiap hari, ya percuma saja,” ucap pemilik situs vikrist dot com ini.

Karena itu, program terapi akupunktur harus dibarengi dengan perubahan pola hidup. Aturannya tak beda dengan saran dokter. Makan harus gizi seimbang. Istirahat harus cukup. <i>Dugem</i> dibatasi. Aktivitas fisik harus cukup. Agar suplai bahan baku rambut terus terjaga, Christine menganjurkan pasien mengonsumsi protein yang berasal dari ikan, telur, dan daging ayam. Kopi dan rokok harus dibatasi. Alkohol sama sekali tidak boleh dekat-dekat. Jika pasien membangkang, secara berkelakar Christine menegaskan bahwa klinik akupunktur bukan tempat jual beli rambut atau jarum.

Berdasarkan pengalaman Christine, hasil terapi ini akan optimal jika akupunktur dilakukan beberapa kali, paling tidak dua belas kali. Frekuensinya bisa dua atau tiga kali dalam seminggu. Saat pulang dari klinik, setiap pasien akan mendapat bekal tiga macam pupuk rambut, yaitu <i>hair tonic</i>, ekstrak ginseng cair, dan kapsul obat herbal. Tiga pupuk ini harus pakai secara rutin di rumah.

Di samping itu, Christine juga menyarankan setiap pasiennya untuk melakukan <i>cream bath</i>. Saran ini mungkin berlawanan dengan pandangan sebagian orang yang menganggap <i>cream bath</i> justru akan merusak akar rambut. Christine berpandangan sebaliknya. <i>Cream bath</i> bisa membantu mengatasi problem kerontokan asalkan pijitannya dilakukan dengan pelan-pelan. Tidak bertenaga.

<i>Cream bath</i> juga tidak harus dilakukan di salon. Pasien bisa melakukan sendiri di rumah. Malah jika dilakukan sendiri, kekuatan pijitan bisa diatur sesuai keinginan. “Kalau dilakukan di salon ‘kan malah kita tidak bisa <i>nyetel</i> tenaganya,” terang instruktur Lembaga Pendidikan Akupunktur Tseng Kai, Jakarta, ini.

Pemilihan krim juga tidak boleh keliru. Harus disesuaikan dengan jenis kulit kepala. Untuk rambut yang tergolong berminyak, Christine menyarankan krim yang terbuat dari lidah buaya atau seledri. Sedangkan untuk rambut normal atau yang cenderung kering, ia menyarankan krim yang terbuat dari kemiri atau avokad. Jika salah pilih, rambut malah bisa rusak. Kulit kepala yang berminyak akan semakin lembap dan berminyak jika dipijit dengan krim berbahan kemiri atau avokad.

Sambil menjalani program akupunktur, pasien juga dipersilakan menjalani perawatan medis. Bagi Christine, terapi akupunktur yang ia terapkan bukan kontra indikasi, bahkan bisa dikombinasikan dengan terapi dokter ahli kulit. Sepanjang pengalamannya, ia juga beberapa kali menangani pasien yang dirujuk oleh dokter. Pendekatan akupunktur memang berbeda dengan ilmu kedokteran, tapi keduanya bisa berjalan beriringan.

Boks

Jangan Biarkan Kotor dan Lembap

Berdasarkan pengalamannya menangani masalah rambut, Christine memberikan beberapa tips agar rambut tetap sehat dan bebas masalah.

· Selalu jaga kebersihan rambut

Saran ini terutama buat mereka yang sering memakai penutup kepala seperti helm, topi, atau wig. Dalam keadaan tertutup rapat, kulit kepala gampang berkeringat dan lembap. Jika dibiarkan saja, kondisi lembap ini bisa menimbulkan masalah ketombe atau jamur. Khusus buat pemakai wig karena malu berambut tipis, kondisi ini malah bisa menimbulkan lingkaran setan. Semakin sering pakai wig, rambut malah semakin rusak. “Tapi kalau <i>makai</i> wig cuma dua atau tiga jam untuk acara pesta <i>sih</i> enggak masalah,” ujar Christine.

· Jika harus sering berkeramas, misalnya karena sering beraktivitas luar ruang, pilihlah sampo yang betul-betul cocok dengan jenis rambut. Merek yang cocok buat seseorang belum tentu cocok buat orang lain, meskipun keduanya punya rambut yang mirip. Aturan pemilihan sama dengan aturan pemilihan krim buat <i>cream bath</i>. Jika salah pilih, rambut bisa rusak.

· Sebisa mungkin hindari rekayasa rambut yang berpotensi merusak, misalnya <i>hair extension</i> (penyambungan rambut), gonta-ganti warna cat rambut, <i>hair rebonding</i>, dan sejenisnya. “Semua itu malah menambah beban rambut, padahal kekuatan normal rambut itu terbatas,” tandasnya.

Advertisements

One thought on “Rambut Subur Berkat Akupunktur [intisari]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s