Elis

Seorang gadis manis malam-malam seorang diri menjadi pengamen kelima di sebuah bis kota dengan gitar mungil senar tiga dan tangga nada yang yang sama di setiap lagunya sepanjang cawang slipi menyanyikan lagu-lagu cinta ketika gadis-gadis seumurnya sedang menonton film bersama pacarnya.

Seorang gadis manis yang mungkin baru seminggu sebelumnya mendapatkan haid pertama menyanyikan lagu-lagu asmara dengan mata sendu memandang keluar jendela membayangkan diri menjadi gadis yang duduk di depannya sambil berharap lagunya didengar oleh anak muda yang tinggal di dekat rumahnya yang tiap pagi berangkat kuliah semester pertama.

Advertisements

2 thoughts on “Elis

  1. Suka terenyuh kalo liat pengamen jalanan, saya pernah emnangis di bus ketika melihat pengamen yg sering aku liat di slipi,dia mengamen sambil menggendong adiknya di hujan yang lebat…huuhuhuhu…sediiih banget :((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s