Selera Kampung di Bumbu Desa [jajan bandung]

Restoran ini boleh disebut sebagai pelestari tradisi masak Sunda dalam kemasan modern. Pilihan menunya luar biasa banyak. Total sekitar dua ratusan. Restorannya lapang dan nyaman.
Tidak berlebihan restoran ini memakai nama Bumbu Desa karena memang bumbunya masih selera Sunda kampung. Tukang masaknya bukan <i>chef</i> lulusan sekolah masak, tapi ibu-ibu yang didatangkan dari Garut, Jawa Barat. (Kebetulan, pemilik restoran ini berasal dari Garut).
Begitu kita masuk, seorang <i>greeter</i> akan menyambut dengan salam Sunda, “<i>Semah</i>!” (Artinya, ada tamu.) Lalu, semua pelayan yang mendengar ucapan ini akan membalas, “<i>Wilujeng sumping</i>!” (Artinya, selamat datang!)
class=”MsoNormal” style=”text-indent: 36pt;”>Satu menit setelah masuk restoran, kita dijamin akan lapar mata, bukan hanya lapar perut. Restoran ini memakai sistem prasmanan. Sesuai alur pengunjung, begitu masuk, kita dipersilakan memilih menu dengan cara melihatnya langsung, bukan dari daftar menu. Saking banyaknya menu, kita bisa pusing memilih. Semua ingin dicoba. Jika tidak bisa mengendalikan diri, kita mungkin keluar dari restoran dalam keadaan susah berjalan akibat kekenyangan.
Di sini nasi disajikan dalam bentuk timbel dan di dalam bakul. Biasanya tamu lebih memilih timbel karena baunya yang harum. Menu-menu di sini dipajang dalam keadaan setengah matang. Jika kita pesan, makanan itu akan dimasak lagi dan disajikan dalam keadaan hangat.
Karena saking banyaknya menu, tidak semuanya dihidangkan setiap hari. Menu hari Selasa sangat mungkin berbeda dengan
menu hari Kamis. Meski begitu, menu-menu wajib selalu tersedia karena dianggap paling diminati pembeli, misalnya ayam bumbu desa, ikan gurami cobek, sop ikan gurami, dan sop buntut sapi.
Di sini tersedia banyak menu yang jarang kita temui, bahkan di rumah makan sunda sekalipun. Contohnya, tumis daun genjer, tumis buah picung, tumis lember, udang larong, ikan parai, tutut, gulai tulang rangu, dan masih banyak lagi.
Mari kita lihat satu-satu.
Genjer adalah tumbuhan liar. Oleh orang-orang kampung, daun tanaman ini biasa ditumis. Orang kota hampir tidak mengenal masakan ini. Oleh rumah makan Bumbu Desa, masakan tradisional ini diangkat lagi dalam kemasan restoran. Bumbunya garam, gula, lada, cabai merah, penyedap, dan oncom. Rasanya gurih oncom di dalam daun genjer
yang berserat.
Sama seperti genjer, buah picung juga buah yang di kampung-kampung Sunda biasa ditumis atau dimakan sebagai lalap, seperti buah leunca. Buah ini warnanya putih, mirip jamur merang. Di Bumbu Desa, picung juga disajikan sebagi tumis. Dalam urusan pertumisan, Bumbu Desa punya pilihan yang komplet. Jenisnya puluhan. Tumis lain yang juga banyak diminati tamu adalah tumis lember. Lember ini jamur kuping, warnanya cokelat hitam, biasanya tumbuh di kayu-kayu lapuk, dagingnya kenyal.
Yang suka ikan-ikanan bisa memesan ikan parai. Parai adalah ikan air tawar, mirip mujair, kecil-kecil. Di sini, ikan parai digoreng kering dan disajikan seperti kerupuk atau rempeyek. Rasanya gurih, renyah krispi.
Yang suka kerang-kerangan bisa mencoba tutut. Tutut adalah keong air tawar, bentuknya mirip siput tapi ukurannya lebih
kecil. Di Jawa, keong ini biasa disebut besusul. Keong ini biasanya dijumpai di sawah-sawah yang berair. Tutut ini dimasak seperti kerang, bersama cangkangnya sekalian. Bumbu utamanya kunyit. Disajikan seperti <i>seafood</i>. Dinikmati dengan cara dagingnya disedot dari cangkangnya. <i>Ssllrrpp</i>… Sebagian tamu, karena tak biasa makan keong ini, menikmatinya dengan cara mencungkil daging dari cangkangnya dengan menggunakan tusuk gigi.
Yang suka gulai-gulaian bisa mencoba gulai tulang rangu. Gulai ini berbahan tulang rawan sapi. Bisa dimakan sampai tulang-tulangnya sekalian.
Soal harga, restoran ini tergolong untuk kalangan menengah ke atas. Untuk bisa makan sampai benar-benar puas, satu orang rata-rata harus membayar di atas Rp40.000,-.
Sebagai penutup makan
sebelum pulang, kita bisa pesan es timun. Bahannya sederhana. Timun diparut, lalu ditambah dengan jeruk lemon dan sirup gula. Meski sederhana, campuran tiga bahan ini rasanya <i>seger pisan</i>.
Alamat Restoran Bumbu Desa:
1. Jln. Laswi No.1
2. Jln. Pasir Kaliki No. 160
3. Rumah Mode Factory Outlet, Jln. Setiabudi No. 41

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s