Kembali ke Udik

Aku menulis surat ini di bawah naungan keagungan malam seribu bulan, ketika orang-orang memuji nama Tuhan, sementara anak-anak kampung main petasan, dan seorang gelandangan tidur tergeletak di trotoar jalan.

Maafkan aku, Emak, karena lebaran tahun ini aku, anakmu lanang, tidak ikut pulang ke udik seperti para perantau yang lain. Emak tahu, warung soto dan pecel ayam sekarang sedang sepi. Persis seperti pasang surut kehidupan yang biasa kita alami. Emak tahu, sejak wabah flu burung ramai diberitakan di tivi, warung soto dan pecel ayam kehilangan banyak pelanggan.

Hasil jualan hanya bisa aku pakai untuk memastikan bahwa aku tidak berutang atau mati kelaparan di Jakarta. Tiket kereta ekonomi tahun ini terlalu mahal buatku. Karena itu, aku hanya bisa mengirim surat ini kepadamu, beserta sedikit uang. Untuk biaya sekolah Auli dan sekadar untuk membeli gula dan minyak goreng. Hanya itu yang aku mampu, Emak.

Tolong jaga Auli. Tolong pastikan ia terus bersekolah agar dia tidak menjadi pria cengeng seperti diriku. Kudengar kabarnya sekarang kurikulum SD yang baru mengajarkan anak untuk bisa berpikir seperti orang dewasa. Luar biasa.

Biarlah Auli saja yang nanti melunaskan semua keinginanku hari ini yang belum terkabul. Emak tahu, sejak dulu aku ingin bisa berzakat kepada para tetangga yang lebih tidak beruntung daripada kita. Aku ingin bisa berinfak, aku ingin bisa bersedekah. Tapi apalah daya kita, Emak, karena tampaknya kita sendiri masih terus berjuang di batas antara lapar dan kenyang.

Lewat surat ini aku juga minta maaf kepada Emak karena aku belum tahu apakah tahun depan aku akan pulang kampung ataukah tidak. Karena semakin tuwa diriku, semakin kusadari keganjilanku.

Rumahku tidak di mana-mana

Rinduku bukan kepada siapa-siapa

Kampung halamanku adalah kesunyian

Aku menyangka sudah mengerti tentang Tuhan

Tapi rupanya aku masih belum memahami kehidupan

Advertisements

2 thoughts on “Kembali ke Udik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s