Perempuan yang Melamun di Beranda Saat Hujan Belum Reda

Marpuah, tahukah kamu, sore ini aku menjadi begitu masygul melihat pandangan matamu yang murung menerawang ke awang-awang. Apakah kau masih memikirkan suamimu? Dan mengkhawatirkan masa depan anak perempuanmu?

Hujan masih akan deras, Marpuah. Masuklah ke dalam bilik. Tutuplah pintu rumah agar kau tidak masuk angin. Lupakan suamimu yang tak pernah berkirim kabar. Anggap saja berita burung itu memang benar. Ia telah berkhianat dan tak akan kembali karena sudah kawin lagi.

Marpuah, aku tahu pilihan hidupmu memang sulit. Dulu ketika mayangmu manis tebu, niramu disadap hingga tandas. Lalu ketika masa ranummu lewat sudah, saat tubuhmu pelan-pelan menjadi layu sepah, kau dicampakkan begitu saja sebagai sampah.

Marpuah, Marpuah, apakah kau sedang mengenang masa lalumu yang manis tebu itu? Lupakanlah, Marpuah, lupakan. Engkau sedang berada di masa kini. Hidup memang tidak gampang. Tapi kau harus tetap tegar. Mungkin dengan cara ini Tuhan hendak mengangkatmu ke tempat yang lebih tinggi. Bukankah demikian doa ibumu yang kekal dalam namamu? Lupakanlah suamimu. Anggap saja ia telah menyublim ke udara. Dan turun ke Bumi sebagai titik hujan yang sedang kau pandangi.

Advertisements

6 thoughts on “Perempuan yang Melamun di Beranda Saat Hujan Belum Reda

  1. ada banyak marpuah dikampung saya dan salah seorang marpuah di kampung mati bunuh diri krn tdk kuat menahan beban hidup.kalo saya adalah si marpuah sudah pasti terkenal krn masuk BUSER :DYa Alloh, ampuni hambamu ini

  2. HIDUP: DIALEKTIKA SUKA DAN DUKA(Marfu’ah 10 Tahun Kemudian)Bung Emshol….Ijinkan aku, Marfu’ah, mewartakan berita gembira Segala kemasygulan yang dulu melanda, sekarang telah sirnaSegala gundah gulana, sudah tak lagi adaBahkan aku sudah lupa, Kalo si Udin (keparat) pernah menjadi suamiku tercintaApalagi si Genduk, anak perempuanku satu-satunyaBulan lalu telah menyelesaikan pendidikan sarjananyaDi Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, SurabayaTapi memang betul kata anda, Bung EmsholSegala derita tidak lewat begitu sajaBayangkan, aku sampe pernah masuk angin dua minggu lamanyaGara-gara mikirin si Udin yang kawin lagiDan berpoligami tanpa ijin istriSehingga perceraian diantara kami otomatis terjadiSetelah lebih dari 2 tahun dia tak menafkahiSaat itu, bahkan Antangin, Bintangin dan jamu ramuan Mbok Sinem Tak jua mampu menyembuhkan rasa sakitkuDuh…betapa pedihnyaAkhirnya, Bung EmsholBener kata Titik Puspa dalam Kupu-Kupu Malam, sebuah lagunya”Apa yang terjadi, terjadilah…”Yang ku tahu Tuhan penyayang umatnya…Karena sejak seorang bujang tua nan shaleh, baik dan kaya rayaMas Paijo namanya, Datang dan menyatakan cintanyaHidupku mendadak berubah, menjadi seperti di surgaDuh….betapa senangnyaBersama Mas Paijo, Bung Emshol…Kini ku lewati hari-hari bahagiaDunia seakan milik kami berdua, (ples Genduk tentunya)!Jadi yang lain, termasuk anda Bung Emshol, seakan cuma numpang saja…Dan masa depan ceria, kulihat jelas didepan mataDuh…betapa bersyukurnyaTeriring untaian al-Zukhruf (68 & 69)Di atas sabda Tuhan, ku sandarkan harapan dan doaYaa ‘ibaadi, laa khofun ‘alaikum al-yaumawa laa antum tahzanun(Hai orang-orang yang beriman, Tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini,Dan tidak pula kamu bersedih hati)Al-ladziina aamanu bi aayaatina wa kaanuu muslimiin(Yaitu orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat KamiDan adalah mereka, orang-orang yang berserah diri)Salam bahagia penuh cinta,Marfu’ah in WonderlandPS: Bung Emshol, salam dari Mas Paijo dan si Genduk.

  3. Marpuah dah bahagia ketemu Bang Paijo, ini berkat Bung Shol mempublikasikan kisah Marpuah dalam beritanya. Nah, apakah Bung Shol mau kuberitakan ketemu dengan genduk Waginem ? mau kagak kiek..kiek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s