TIPS SEHAT: Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Selama ini kita biasa mendengar kata “perubahan iklim” dan “pemanasan global” hanya berkaitan dengan masalah lingkungan. Tapi organisasi kesehatan dunia WHO menyatakan, perubahan iklim tak terbatas masalah lingkungan saja, melainkan juga masalah kesehatan. Kabar buruknya adalah bahwa pengaruh perubahan iklim ini lebih banyak yang negatif. Namun, kabar baiknya, semua efek negatif dari perubahan iklim ini bisa kita cegah dengan melakukan pola hidup sehat preventif.

Secara garis besar, ada beberapa kelompok masyarakat yang rentan terhadap perubahan iklim, yaitu anak-anak, lansia, terutama warga yang tinggal di wilayah yang sangat terpengaruh oleh cuaca dan iklim. Warga perkotaan tidak terkecuali karena wilayah kota umumnya sangat mudah tergenang air di musim hujan.

Kita semua tahu, perubahan iklim menyebabkan cuaca dan iklim menjadi tak menentu. Jika biasanya kita punya dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau, perubahan iklim menyebabkan kita dalam satu tahun bisa hanya punya satu musim, penghujan saja atau kemarau saja. Saat hujan sampai banjir, saat kemarau sampai kekeringan. Efek buruk perubahan iklim ini jelas bisa membuat kita makin rentan terhadap penyakit.

Menurut WHO, ada tiga hal penting yang sangat terpengaruh oleh perubahan iklim, yaitu makanan, air, dan kondisi lingkungan. Ketiga faktor ini sangat berkaitan dengan beberapa jenis penyakit. Inilah yang harus kita waspadai.

  1. Penurunan Daya Tahan Tubuh

Cuaca yang tidak menentu membuat kondisi udara seperti pada musim pancaroba. Dingin yang terlalu dingin atau panas yang terlalu menyengat. Kondisi udara seperti ini jelas akan menurunkan daya tahan tubuh. Saat daya tahan tubuh menurun, maka badan kita akan lebih rentan terhadap penyakit, seperti flu, pilek, dan batuk.

  1. Penyakit Saluran Napas

Cuaca yang terlalu panas akan menyebabkan kualitas udara juga menurun. Polusi udara akan sangat mudah menimbulkan gangguan pernapasan, seperti asma, batuk, dan radang tenggorokan.

  1. Alergi

Pada cuaca yang sangat panas atau terlalu dingin, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap bahan-bahan pencetus alergi.

  1. Penyakit Kardiovaskular

Panas tinggi menyebabkan naiknya risiko penyakit kardiovaskular, seperti darah tinggi, terutama pada lansia.

  1. Demam Berdarah dan Malaria

Pola hujan yang tidak teratur membuat nyamuk makin mudah berkembang biak. Hujan tak teratur menyebabkan banyaknya genangan air yang hangat dan bisa menjadi tempat nyamuk bertelur. Di Indonesia, nyamuk yang perlu diwaspadai terutama adalah demam berdarah dan malaria. Di wilayah perkotaan, nyamuk demam berdarah menempati urutan pertama jenis nyamuk yang harus diwaspadai.

Karena itu di tahun mendatang, kita harus lebih waspada terhadap tempat-tempat yang mungkin bisa menjadi wadah genangan air. Jangan keliru, nyamuk demam berdarah tidak menyukai air seperti di selokan. Mereka menyukai genangan air yang cukup bersih, seperti air di wadah di kaleng bekas. Tempat-tempat sepert ini harus diwaspadai, terutama saat hujan turun secara tidak teratur.

  1. Infeksi Saluran Cerna

Pada musim hujan yang berkepanjangan, genangan air akan menurunkan tingkat sanitasi dan kebersihan lingkungan. Genangan air akan mempermudah penularan kuman-kuman seperti E. coli yang menyebabkan diare atau kuman Salmonella yang menyebakan tifus. Karena itu kebersihan lingkungan dan kebersihan diri harus dijaga, lebih-lebih pada saat musim hujan.

  1. Stres Fisik dan Psikis

Cuaca yang ekstrem membuat kita makin mudah terkena stres, misalnya akibat banjir atau panas di jalan. Banyaknya waktu yang terbuang di jalan bisa menyebabkan kita harus bekerja terlalu lama sampai mengurangi jam istirahat atau waktu rekreasi kita.

  1. Penurunan Kualitas Air Minum

Pemanasan global menyebabkan permukaaan air laut meningkat sedikit demi sedikit. Ini bisa meningkatkan salinitas (tingkat kadar garam) pada air tanah. Efek ini terutama perlu diwaspadai oleh warga yang tinggal beberapa kilometer dari garis pantai dan menggunakan air tanah untuk konsumsi. Peningkatan salinitas air tanah ini jelas bisa menurunkan kualitas air.

Pada musim kemarau, yang menurun bukan hanya kualitas air tapi juga kuantitasnya. Sekalipun kita tidak menggunakan air tanah untuk konsumsi, iklim yang ekstrem tetap akan mempengaruhi kualitas air minum kita. Mutu air dari perusahaan pengolah air minum pun bisa saja turun karena penurunan mutu bahan bakunya.

  1. Penyakit kulit

Paparan sinar Matahari yang terlalu panas membuat kulit kita harus kontak dengan sinar ultraviolet datu inframerah dengan intensitas tinggi. Dalam jangka endek, ini bisa menyebabkan kulit terbakar. Dalam jangka panjang, ini bisa menyebabkan kulit lebih rentan terhadap penyakit yang lebih berat, misalnya kanker kulit. Karena itu, saat berada di luar ruang pada waktu panas menyengat, kita bisa menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit kita dari paparan sinar Matahari yang berlebihan.

  1. Makanan

Iklim yang tidak pasti bisa menyebabkan turunnya mutu dan jumlah hasil pertanian. Ini bukan hanya akan menyebabkan harga cabai mencapai Rp 60.000,-/kg, tapi mungkin juga menyebabkan turunnya mutu bahan-bahan pangan kita. Mungkin saja ini menyebabkan turunnya kadar vitamin dan mineral di dalam brokoli yang kita beli.

Dari daftar di atas kita bisa melihat bahwa perubahan iklim bisa mempengaruhi banyak hal. Hal ini menegaskan satu hal, bahwa di tahun mendatang kita harus lebih peduli terhadap kesehatan kita. Pemanasan global dan perubahan iklim jelas bukan hanya perkara lingkungan, tapi juga masalah kesehatan bagi kita semua.

Efek perubahan iklim bisa sangat berbeda bagi setiap kelompok masyarakat. Kita bisa mengidentifikasi, efek mana yang akan paling kita rasakan. Untuk mengurangi dampak negatifnya, WHO menyarankan agar kita menerapkan gaya hidup sehat yang juga sekaligus gaya hidup hijau.

Dalam urusan makan, gaya hidup sehat biasanya juga ramah lingkungan. Sekadar contoh, membatasi makanan hewani dan memperbanyak makanan nabati. Dalam urusan olahraga, WHO lebih menyarankan kegiatan seperti bersepeda. Olahraga ini, selain ramah lingkungan, juga jelas sangat bermanfaat bagi kesehatan.

———————————————————————-
Dapatkan buku karya pemilik blog ini, BUKU OBAT SEHARI-HARI,

terbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia dan toko-toko buku.

Buku Obat Sehari-Hari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s