NUTRISI: Jeruk Bali

Jeruk Bali Turunkan Kolesterol

Kita sudah tahu bahwa jeruk merupakan salah satu sumber vitamin C alami yang sangat dianjurkan. Ada belasan jenis jeruk konsumsi yang bisa kita dapatkan di pasaran. Ada yang rasanya asam-manis menyegarkan seperti jeruk keprok. Ada pula jeruk yang rasanya kecut bukan main seperti jeruk nipis. Ada yang ukurannya cuma cukup untuk sekali kunyah seperti jeruk mandarin. Ada pula yang ukurannya cukup besar sehingga jarang kita bisa menghabiskan satu buah utuh seperti jeruk bali.

Dibandingkan kebanyakan jeruk, daging jeruk bali punya tekstur yang lebih keras. Karena itu jeruk ini biasa disajikan sebagai campuran rujak atau irisan buah. Dibanding jeruk keprok-manis atau jeruk mandarin misalnya, jeruk bali memang kurang manis. Bahkan kadang terdapat sedikit rasa pahit di selaput daging buahnya.  Tapi sebagian peneliti menyatakan, justru bagian yang terasa agak pahit ini punya khasiat menurunkan kolesterol.

Setidaknya ada tiga alasan kenapa jeruk bali menyehatkan.

  1. Jeruk bali kaya vitamin C. Seperti jeruk kebanyakan, jeruk bali juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Tiap 100 g jeruk bali mengandung vitamin C sekitar 43 g. Artinya, kalau kita makan 150 g saja (sekitar 2 siung), kebutuhan harian vitamin C kita sudah terpenuhi.
  1. Jeruk bali kaya serat larut berupa pektin. Berdasarkan kelarutannya di dalam air, serat dibagi menjadi dua: serat larut dan serat tak larut. Serat tak larut adalah serat kasar yang biasanya menjadi ampas saat kita membuat saripati (jus) buah dengan juicer. Serat ini punya manfaat kesehatan karena mempermudah proses pencernaan, mencegah sembelit, mengurangi risiko kanker usus besar, dan sebagainya.

Adapun serat larut adalah serat yang ikut bersama cairan saat kita membuat sari buah. Salah satu contoh serat larut yang penting adalah pektin. Minuman suplemen serat yang banyak dijual di toko-toko adalah contoh serat larut. Dibandingkan jeruk kebanyakan, jeruk bali mengandung cukup banyak pektin, sekitar 4%. Maka, daripada minum suplemen serat buatan pabrik, lebih baik konsumsi saja jeruk bali.

Serat larut ini punya fungsi yang mirip dengan serat tak larut, yaitu membantu kesehatan saluran cerna, mencegah sembelit, mengurangi risiko kanker usus besar. Selain itu, serat jenis ini juga punya manfaat menurunkan kolesterol darah lewat cara tidak langsung. Di dalam usus, serat larut ini mengikat asam empedu dan membawanya keluar dari usus bersama ampas makanan lain. Asam empedu ini dibuat dari kolesterol. Otomatis, kalau asam empedu diikat oleh serat larut ini, maka kadar kolesterol tubuh juga berkurang. Karena alasan inilah, jeruk bali sangat dianjurkan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah.

  1. Jeruk bali kaya likopen. Daging buah jeruk bali berwarna merah muda sampai putih. Warna merah ini berasal dari likopen, antioksidan seperti yang terdapat di dalam tomat. Makin merah daging buahnya, makin banyak likopen di dalamnya. Jika warna dagingnya putih, itu pertanda kadar likopennya lebih sedikit. Likopen ini berfungsi menjaga keremajaan kulit dan sel-sel tubuh, mencegah penuaan dini, menetralkan radikal bebas penyebab kanker, terutama kanker prostat, dan sebagainya. Dalam tiap 100 gram jeruk bali terdapat sekitar 350 mikrogram likopen.

Kandungan gizi tiap 100 gram jeruk bali

Air                          86,3 g

Energi                   48 kkal

Protein                 0,6 g

Lemak                   0,2 g

Karbohidrat        12,4 g

Kalsium                23 mg

Fosfor                   27 mg

Zat besi                0,5 mg

Vitamin A            20 SI

Vitamin B1          0,04 mg

Vitamin C             43 mg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s