TIPS SEHAT: Gizi dan Olahraga

Gizi dan Olahraga Sama Pentingnya

Selain pedoman dalam urusan makan, Tumpeng Gizi Seimbang juga dilengkapi dengan pedoman umum untuk hidup sehat, di antaranya:

  • Makanlah aneka ragam makanan. Sebagai sumber karbohidrat, kita tidak perlu tergantung seratus persen terhadap nasi (beras). Kita bisa mengonsumsi umbi-umbian, jagung, dan sejenisnya. Sebagai sumber protein, kita bisa mengonsumsi protein hewani maupun nabati secara variatif. Tak hanya daging sapi, tapi juga daging ayam, telur, ikan, tempe, tahu, dan sebagainya. Sebagai sumber vitamin dan mineral, kita bisa mencoba bermacam-macam sayur dan buah, dari berbagai jenis warna. Kacang panjang, labu, kangkung, bayam, jeruk, mangga, alpukat, nanas, apel, dan sebagainya. Makin variatif sumber gizi yang kita konsumsi, makin banyak jenis gizi yang kita dapatkan. Jika kita mengandalkan gizi dari beberapa jenis makanan saja, maka kemungkinan besar kita akan mengalami kelebihan satu zat gizi dan kekurangan zat gizi lain.
  • Batasi konsumsi karbohidrat sederhana (gula) maksimal 5% dari kebutuhan energi harian. Jumlah ini setara dengan kira-kira maksimal 3 – 4 sendok makan gula per hari. Sebagai sumber karbohidrat, sebaiknya kita mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, gandum utuh, atau umbi-umbian.
  • Batasi konsumsi lemak, maksimal 20% dari total kebutuhan energi. Lemak memiliki energi paling tinggi di antara sumber energi lain, seperti karbohidrat dan protein. Makin banyak kita mengonsumsi lemak, makin besar kemungkinan kita mengalami kelebihan kalori yang bisa menyebabkan badan mengalami obesitas. Selain itu, lemak tinggi bisa meningkatkan risiko penebalan darah.
  • Minumlah air putih sekitar 2 liter sehari. Sekalipun kelihatannya “tidak punya gizi”, air sebetulnya komponen yang sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh yang sehat. Kekurangan air bisa menyebabkan metabolisme tubuh tidak berjalan baik.
  • Lakukan olahraga teratur. Olahraga teratur bisa membuat tubuh terlatih mengubah zat-zat gizi menjadi energi. Sehingga, kalaupun ada kelebihan karbohidrat dan lemak, kelebihan kalori ini akan segera diubah menjadi energi dan tidak akan ditimbun menjadi sel-sel lemak.
  • Lakukan aktivitas fisik sederhana seperti berjalan agak cepat. Kenapa berjalan kaki disarankan secara terpisah? Berjalan kaki adalah aktivitas harian yang biasanya tidak kita anggap sebagai “olahraga”. Meski begitu, aktivitas yang mudah dilakukan ini sebetulnya memiliki efek seperti olahraga teratur.
  • Berenang. Berenang merupakan salah satu jenis olahraga terbaik yang sangat dianjurkan. Olahraga ini, selain bisa membakar kalori, juga bisa melatih kekuatan otot-otot pernapasan, otot jantung, dan otot-otot tangan, maupun kaki. Berenang cocok untuk orang yang tidak boleh melakukan olahraga high impact, misalnya pada orang-orang yang mengalami kegemukan atau menderita nyeri tulang punggung.
  • Bersepeda. Bersepeda sangat dianjurkan karena aktivitas ini termasuk olahraga menyenangkan yang biasa dilakukan sebagai hobi dan pengisi waktu luang. Agar manfaatnya optimal, para ahli kedokteran olahraga menyarankan kita bersepeda selama sekitar 30 menit sehari, 3-4 kali dalam seminggu.
  • Pantau berat badan secara berkala. Salah satu indikator yang menunjukkan bahwa kita telah mengonsumsi gizi secara seimbang adalah berat badan yang ideal. Jika kita terlalu gemuk, itu pertanda bahwa kita kelebihan kalori. Artinya, karbohidrat dan lemak yang kita konsumsi jumlahnya terlalu banyak. Tidak seimbang dengan aktivitas fisik yang kita lakukan. Untuk mengetahui berapa berat badan ideal kita, kita bisa menggunakan tabel Indeks Massa Tubuh yang bisa kita temukan di banyak situs kesehatan di internet.

Semua saran di atas ini merupakan bagian tak terpisahkan dari pedoman Tumpeng Gizi Seimbang. Inilah yang membedakannya dari pedoman 4 Sehat 5 Sempurna. Aturan 4 Sehat tidak menyinggung masalah konsumsi air padahal cairan merupakan salah satu bagian penting dari metabolisme tubuh yang harus dijaga kadarnya.

Aturan 4 Sehat juga tidak menyinggung pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak, apalagi olahraga. Padahal, semua faktor ini adalah satu paket dari gaya hidup sehat yang tidak boleh dipisahkan. Pedoman 4 Sehat juga tidak membahas olahraga padahal gizi dan olehraga adalah satu paket pola hidup sehat yang tidak bisa dipisahkan. Gizi seimbang saja tidak cukup kalau tidak dibarengi dengan olahraga teratur. Kehati-hatian dalam urusan makan saja tidaklah cukup. Harus disertai usaha untuk memantau secara terus-menerus berat badan ideal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s