TIPS SEHAT: Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Makanan Sehat buat Saluran Kemih

Ada banyak faktor yang menyebabkan ISK, antara lain higiene, endapan batu, adanya alat bantu di dalam vagina, daya tahan tubuh, diabetes, dan masih beberapa lagi. Dari sini kita bisa melihat, makanan termasuk salah satu faktor penyebab ISK sebab makanan bisa memicu terbentuknya batu saluran kemih.

Pengobatan utama ISK adalah pemberian antibiotik. Ini berada di luar jangkauan ilmu kita. Hanya dokter yang berhak meresepkan antibiotik buat kita. Meski begitu, kita bisa melakukan sesuatu untuk mencegah ISK atau membantu mempercepat proses penyembuhannya.

  • Minum cukup air putih. Dalam jumlah cukup (tidak kurang juga tidak terlalu banyak), air sangat membantu kerja ginjal dan saluran kemih. Jika kita minum terlalu sedikit air, endapan batu lebih mudah terbentuk. Sekali terbentuk, endapan batu ini bisa melukai dinding saluran kemih dan menjadi sarang kuman berkembang biak. Volume urine yang cukup juga berfungsi sebagai pembasuh saluran kemih dari kuman, terutama di uretra dan kantung kemih.
  • Jika infeksi sudah terjadi, hindari minum minuman yang bisa mengiritasi saluran kemih seperti minuman beralkohol, kopi, minuman berkafein tinggi, minuman bersoda, atau minuman yang terlalu asam.
  • Masyarakat Barat punya tradisi minum jus cranberry setiap hari untuk mengurangi kemungkinan ISK. Khasiat jus buah yang bukan tanaman Indonesia ini memang masih terus diteliti. Sekalipun masih diperdebatkan khasiatnya, para ahli kesehatan sepakat, minum jus buah ini tidak menimbulkan efek negatif. Setidaknya orang yang mengonsumsinya memperoleh manfaat buah secara umum. Buah asli Indonesia mungkin banyak yang punya khasiat serupa tapi belum banyak yang menelitinya.
  • Batasi makanan atau minuman yang memicu terbentuknya batu kemih. Batu kemih terjadi karena adanya mineral kalsium dan bahan pembentuk endapan, seperti asam oksalat dan asam urat. Batasi makanan yang banyak mengandung kalsium misalnya susu (dan segala turunannya, seperti keju) serta suplemen yang berisi kalsium dosis tinggi. Tapi susu ‘kan bagus untuk kesehatan tulang? Benar, kalsium memang diperlukan untuk kesehatan tulang. Tiap hari kita harus mengonsumsi kalsium dalam jumlah cukup. Yang jadi masalah adalah jika kadar kalsiumnya terlalu banyak. Apalagi jika disertai dengan adanya zat lain seperti asam oksalat atau asam urat. Batu bisa terbetuk dari endapan kalsium oksalat atau kalsium urat. Suplemen kalsium dosis tinggi biasanya didapatkan pada suplemen vitamin C dosis tinggi. Konsumsi suplemen jenis ini harus dikurangi untuk menurunkan risiko terjadinya batu kemih.
  • Batasi makanan yang banyak mengandung oksalat misalnya bayam dan sawi. Tapi sayuran ‘kan bagus untuk kesehatan? Sekali lagi, benar bahwa sayuran, termasuk bayam, bagus untuk kesehatan. Tapi jika kita mengonsumsinya terlalu banyak pada saat berisiko terkena batu kemih, maka manfaat sayur ini bisa tertutupi oleh efek negatifnya.
  • Batasi makanan yang banyak mengandung purin tinggi sebagai bahan pembentuk asam urat, seperti melinjo dan jeroan. Kadar asam urat yang terlalu tinggi di dalam air kemih pun bisa meningkatkan risiko terjadinya endapan batu. Pada orang sehat, konsumsi melinjo dan jeroan mungkin tidak menimbulkan masalah. Saran untuk membatasi konsumsinya ini berlaku buat mereka yang punya masalah dengan asam urat.
  • Untuk mengurangi risiko pembentukan batu saluran kemih, pilihlah buah yang banyak mengandung asam sitrat, seperti sari jeruk lemon. Asam sitrat terbukti bisa menurunkan kemungkinan pembentukan batu kemih. Namun, tentu saja konsumsinya jangan terlalu banyak. Sebab jeruk lemon banyak mengandung asam yang bisa mengiritasi lambung.
  • Jangan biasakan diri menahan kencing jika memang sudah kebelet pipis. Jika kencing ditahan terlalu lama, ini bisa meningkatkan risiko pembentukan batu kemih. Otomatis risiko infeksi saluran kemih pun meningkat. Pada saat seseorang sudah terkena ISK dan mengalami anyang-anyangan, ia mungkin akan sering menahan air kencing. Ini justru memperburuk keadaan. Sekalipun keluarnya tidak banyak dan tidak lampias, keinginan pipis tidak boleh ditahan.
  • Saat cebok sehabis buang air besar maupun kecil, lakukan penyiraman dengan arah dari depan ke belakang. Bukan sebaliknya. Jika penyiraman dilakukan dari belakang, bakteri E.coli dari rektum (organ buang air besar) mungkin akan terbawa air dan masuk ke dalam vagina dan uretra.
  • Jika kita terbiasa mandi menggunakan bathtube, usahakan berbilas dengan air mengalir di akhir mandi. Saat kita berendam air, mungkin saja sebagian air yang mengandung bakteri masuk ke dalam vagina dan uretra. Itu sebabnya selesai beredam, kita harus membilas semua bagian badan, terutama bagian luar saluran kemih. Dilihat dari segi kebersihan, mandi dengan air mengalir, baik menggunakan gayung atau shower, lebih sehat daripada berendam di bathtube.
  • Biasakan membasuh organ intim setiap kali selelsai melakukan hubungan intim. Kuman bisa ditularkan oleh pria kepada wanita lewat hubungan badan. Untuk mencegah ini, setiap kali selesai hubungan badan, organ intim sebaiknya “dibilas dari dalam” dengan cara berkemih, dan dibilas dari luar dengan cara dibasuh menggunakan air yang mengalir.
  • Jaga kebersihan organ intim, tidak usah terlalu sering menggunakan cairan antiseptik untuk organ intim. Sesekali menggunakannya tidak masalah, terutama jika ada luka di bagian organ itu. Namun, penggunaannya harus dibatasi. Tidak boleh terus-menerus. Mengapa begitu? Bukankah cairan antiseptik jutsru membasmi kuman? Betul, antiseptik memang membasmi kuman. Namun, jika cairan ini digunakan secara terus-menerus, kuman-kuman di organ intim akan mengalami resistensi alias kebal. Sebagian jenis jamur mungkin justru akan tumbuh merajalela dan menginfeksi saluran kemih.
  • Gunakan pembalut dan pakaian dalam yang menyerap keringat atau cairan dengan baik. Gantilah pembalut dan pakain dalam sesering mungkin jika dianggap sudah lembap dan menjadi sarang bakteri. Jika terlalu lama dipakai, pembalut maupun pakaian dalam yang lembap bisa menjadi sarang kuman. Sebagian dari kuman di sini mungkin saja akan masuk ke dalam uretra.

Sekali lagi harap dicatat, makanan hanya merupakan salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko ISK. Batu saluran kemih akibat makanan hanya salah satu faktor. Bukan penyebab satu-satunya, bukan pula penyebab nomor satu. Yang lebih utama adalah higiene (kebersihan diri) dan faktor kesehatan saluran kemih. Intinya, pilih makanan yang sehat tapi jangan lupa untuk menjaga kebersihan diri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s