OBAT BUAT IBU HAMIL (6)

13.       Obat darah tinggi (hipertensi). Ini juga kelompok obat resep yang sering digunakan secara bebas (dan mungkin salah) tanpa resep dokter. Biasanya pasien pernah ke dokter, mendapat obat resep, dan merasa cocok. Setelah obat itu habis, ia memutuskan membeli sendiri tanpa konsultasi lagi ke dokter.
Dalam kondisi tidak hamil saja, tindakan seperti ini mungkin berisiko, apalagi dalam kondisi hamil. Jika ibu hamil mengalami hipertensi, aliran darah ke plasenta dan janin menjadi berkurang. Akibatnya, janin akan kekurangan oksigen dan nutrisi yang diperlukan untuk perkembangannya. Karena alasan inilah, hipertensi pada ibu hamil harus dikontrol dengan obat. Obat yang aman, tentunya.
Sebagian obat hipertensi aman buat ibu hamil. Sebagian lainnya berisiko menyebabkan bayi lahir dengan kelainan. Obat hipertensi yang berisiko selama masa kehamilan, misalnya obat-obat yang berakhiran “-pril” (seperti kaptopril, enalapril, lisinopril, ramipril, dan kawan-kawan) dan obat-obat yang berakhiran “-sartan” (misalnya losartan, valsartan, irbesartan, kandesartan, dan kawan-kawan).
Penyandang hipertensi harus segera memberi tahu dokter sedini mungkin begitu ia tahu dirinya hamil. Sebaiknya jangan memutuskan sendiri minum terus obat hipertensi yang biasanya diminum. Mungkin dokter perlu mengganti obat itu dengan yang lebih aman.
Penjelasan dan contoh-contoh obat di atas mungkin sudah tergolong terlalu rumit dan detail buat orang awam. Pada batas ini, kita mungkin bisa menetapkan posisi kita: ada hal-hal yang perlu kita ketahui, ada hal-hal yang tak perlu kita ketahui. Untuk hal-hal yang tidak kita ketahui, mari kita percayakan saja urusan itu kepada dokter yang tepercaya. 
Jamu buat Ibu Hamil
            Di Indonesia, praktik minum jamu selama kehamilan sudah menjadi budaya di sebagian kalangan. Hal ini memang masih diperdebatkan. Jika kita menggunakan ukuran kedokteran modern, dengan referensi dari FDA dan lembaga-lembaga ilmiah serupa, praktik minum jamu dikategorikan tidak aman. Alasannya, tidak banyak penelitian ilmiah yang melaporkan keamannnya. Selain itu, yang natural tidak selalu aman. Toh wanita bisa hamil sehat cukup dengan makan bergizi seimbang dan pola hidup sehat. Ini cara pandang kedokteran modern.
            Sebaliknya, buat kalangan pencinta obat tradisional, jamu bukan hanya tak apa-apa diminum, tapi bahkan disarankan. Ini sudah wilayah kepercayaan.
Kalau memang ibu hamil mengonsumsi jamu, sebaiknya pastikan bahwa jamu itu dibuat sendiri, dengan bahan-bahan yang biasa dikonsumsi, yang formulanya sudah biasa digunakan secara turun-temurun dan secara empiris terbukti aman.
Di situs http://www.mims.com, kita bisa memeriksa tingkat keamananan sebuah obat bagi ibu hamil, berdasarkan kategorisasi yang dibuat oleh FDA. Caranya, di kolom pencarian, masukkan nama obat (dalam ejaan bahasa Inggris), lalu lihat hasilnya di bagian “Pregnancy Category (US FDA)”.

Untuk bahan bacaan lebih lanjut, silakan cek di situs-situs yang tepercaya. Beberapa di antaranya:

·         http://safefetus.com

———————————————————————-
Dapatkan buku karya pemilik blog ini, BUKU OBAT SEHARI-HARI,

terbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia dan toko-toko buku.

Buku Obat Sehari-Hari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s