OBAT DEMAM (2)

Pilihan Pertama: Parasetamol
Jika demam flu-pilek tidak berbahaya, apakah itu berarti obat tidak diperlukan dalam kondisi ini? Pada anak-anak, obat demam dianjurkan untuk diberikan jika suhu tubuhnya mencapai 38,9 C atau lebih. Tujuan minum obat tidak untuk menghilangkan demam tetapi untuk menurunkan suhu.
 
Obat demam sangat diperlukan, terutama buat anak yang pernah punya riwayat kejang-demam. Sekali anak mengalami kejang demam, ia punya kemungkinan mengalaminya lagi saat mengalami demam tinggi lagi. Obat demam juga diperlukan untuk menghentikan rewel pada bayi yang membuatnya menjadi kurang tidur.
 
Jika memang obat penurun panas diperlukan, obat pilihan utama yang dianjurkan adalah parasetamol. Dibandingkan obat-obat penurun panas lainnya, parasetamol paling aman asalkan digunakan dengan dosis normal dan tidak dalam jangka panjang. Contoh merek dagang yang terkenal: Panadol.
 
Jika bayi tidak bisa menelan obat, orangtua bisa memberikan parasetamol dalam bentuk supositoria yang dimasukkan ke dalam dubur.
 
Hati-hati jika menggunakan obat tetes. Baca betul aturan pakainya. Pada saat meneteskan ke mulut bayi, perhatikan betul volumenya sudah tepat. Risiko terjadinya overdosis lebih besar daripada parasetamol sirup yang diminum dengan sendok. Pasalnya, obat tetes mengandung parasetamol dalam konsentrasi yang tinggi. Kesalahan volume sebesar 0,3 ml liter saja bisa menyebabkan anak minum parasetamol 30 mg lebih banyak. Overdosis parasetamol bisa menyebabkan masalah di lever (hati).
 
Risiko overdosis harus diwaspadai mengingat aturan pakai obat-obatan di Indonesia biasanya didasarkan pada umur, bukan berat badan. Padahal, yang lebih tepat mestinya didasarkan pada umur dan berat badan. Ada kalanya anak baru berusia dua tahun tapi berat badannya seperti anak umur empat tahun. Begitu pula sebaliknya, anak dengan usia empat tahun tapi berat badannya seperti anak umur dua tahun.
 
Pilihan Kedua: Ibuprofen
 
Jika parasetamol sudah tidak mempan, kita bisa menggunakan ibuprofen. Namun, pemakaiannya jangan digabung. Gunakan salah satu saja. Jika keduanya diberikan dalam waktu berdekatan, mungkin saja overdosis.
 
Contoh merek dagang ibuprofen yang terkenal: Proris. Dibandingkan parasetamol, ibuprofen memiliki kemampuan menurunkan panas lebih kuat. Namun, ibuprofen memiliki kelemahan karena punya efek samping lebih banyak.
 
Ibuprofen sebaiknya tidak digunakan pada bayi di bawah enam bulan, atau pada kondisi demam yang disertai muntah dan dehidrasi, serta pada demam berdarah. Pada penderita demam berdarah, ibuprofen justru akan meningkatkan risiko perdarahan.
 
Hindari Aspirin
Jika dua obat ini sudah tidak mempan, sebaiknya segera pergi ke dokter. Kecuali atas resep dokter, sebaiknya jangan menggunakan aspirin (asetosal) karena obat ini punya efek merugikan yang lebih banyak.
 
Obat flu terbaik adalah istirahat dan minum banyak cairan, seperti air putih, jus buah yang encer, kuah sup, air hangat, ASI, susu, atau oralit siap minum (misalnya Pedialyte). Dalam keadaan demam, tubuh kehilangan cairan lebih banyak dari biasanya. Itu sebabnya kita harus minum air lebih banyak dari biasanya.
 
Jangan memakai pakaian atau selimut yang tebal. Hindari mandi dengan air dingin. Sebaiknya gunakan air suam-suam kuku. Mandi dengan air dingin justru bisa merangsang tubuh untuk meningkatkan temperatur.

 Obat 
Contoh merek dagang
Parasetamol
Panadol, Alphagesic, Alphamol, Analpim, Biogesic, Bodrexin Demam, Contratemp, Cupanol, Dumin, Erphamol, Farmadol, Fasgo Forte, Fevrin, Grafadon, Ikacetamol, Itamol, Lanamol, Kamolas, Maganol, Naprex, Moretic, Nasamol, Nufadol, Ottopan, Pamol, Praxion, Propyretic, Pyrex, Pyrexin, Pyridol, Sanmol, Tempra, Turpan, Xepamol Drops
Ibuprofen
Proris, Anafen, Arfen, Arthrifen, Brufen, Bufect, Dofen 400, Dolofen-F, Ethifen, Farsifen, Fenatic, Fenris, Ibufenz, Iprox, Lexaprofen, Mofen, Moris, Ostarin, Profen, Prosic, Prosinal, Rhelafen, Ribunal, Spedifen, Yariven
Kapan perlu ke dokter?
Pada Bayi dan Anak-anak:
·         Jika demam mencapai 38,3 C atau lebih
·         Jika usia bayi belum genap tiga bulan
·         Jika bayi tidak mau makan atau minum
·         Jika bayi terus-terusan rewel atau tidak responsif
·         Disertai muntah, diare, ruam (bercak merah) di kulit, atau lesu
·         Demam tidak sembuh lebih dari 24 jam (untuk anak yang belum genap dua tahun)
·         Demam tidak sembuh lebih dari 3 x 24 jam (untuk anak di atas dua tahun)
Pada Orang Dewasa:
·         Jika demam mencapai 39,4 C atau lebih
·         Jika demam tidak sembuh dalam tiga hari
·         Disertai salah satu dari gejala ini: sakit kepala hebat, nyeri saat menelan makanan, ruam di kulit yang berkembang, sensitif terhadap cahaya terang, leher kaku dan sakit saat digerakkan, muntah-muntah, kesulitan bernapas, nyeri dada, nyeri perut, atau nyeri saat kencing
 
 

———————————————————————-
Dapatkan buku karya pemilik blog ini, BUKU OBAT SEHARI-HARI,

terbitan Elex Media Komputindo, di Gramedia dan toko-toko buku.

Buku Obat Sehari-Hari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s