JAGA KESEHATANNYA

Buku lengkap SOLUSI ANAK SUSAH MAKAN bisa diunduh dengan mengklik gambar berikut:

Nafsu makan anak balita sangat dipengaruhi oleh kondisi kesehatannya. Jika dia sakit, nafsu makannya bisa hilang sama sekali. Kondisi ini bisa menciptakan lingkaran setan. Karena sakit, si anak tidak doyan makan. Karena tidak doyan makan, dia menjadi kurang gizi. Karena kurang gizi, dia mudah jatuh sakit. Begitu seterusnya.
Lingkaran setan seperti ini harus diputus di tahap awal. Orangtua harus berusaha semampunya untuk menjaga kesehatan si anak dan mengusahakan agar gizinya tercukupi. Anak-anak yang sehat pada umumnya makan lebih lahap daripada anak yang sakit-sakitan.
Ada beberapa penyakit umum yang paling banyak terjadi pada anak-anak, antara lain demam, flu, batuk, radang tenggorok. Ketika anak sakit, nafsu makannya biasanya akan menurun drastis. Jika sebelumnya dia susah makan, pada saat sakit ia akan menjadi lebih susah makan lagi. Anak saya contohnya. Ketika dia sakit, misalnya demam, dia hanya mau makan makanan lembek yang mudah ditelan seperti bubur.
Dalam keadaan seperti itu, dia biasanya hanya mau makan sambil digendong ibunya atau sambil naik odong-odong. Kami biasanya juga memberinya susu atau air tajin yang kental dari beras putih atau beras merah. Kebetulan anak kami suka sekali dengan air tajin yang kental.
Ketika si kecil mengalami demam, ia akan lebih mudah kehilangan cairan tubuh. Suhu badan yang tinggi akan memperbesar penguapan cairan tubuhnya. Ia sebetulnya banyak berkeringat tapi keringat itu tidak membekas karena langsung menguap terkena suhu panas badannya. Itu sebabnya saat dia sakit, dia harus minum lebih banyak daripada biasanya. Entah dalam bentuk air putih, susu, atau air tajin. Dalam kondisi seperti inilah susu bisa menjadi penyelamat agar si kecil tidak sampai kelaparan dan kekurangan gizi.
Air tajin, meskipun gizinya tidak bisa menyamai susu, termasuk salah satu sumber gizi yang baik. Di dalamnya terdapat vitamin-vitamin, terutama vitamin B kompleks, juga mineral yang berasal dari kulit ari beras. Kelebihannya, vitamin B dari air tajin ini juga bisa meningkatkan nafsu makan.
Sumber: Nipiagogosgiapanta.blogspot.co.id/
Memberi anak air tajin adalah salah satu tradisi warisan orang-orang tua zaman dulu yang masih kami teruskan. Setelah minum air tajin, si kecil biasanya menjadi lebih doyan makan.
Cegah Sakit
Pada anak-anak, salah satu hal yang harus sangat diwaspadai adalah jajanan anak. Jajanan yang tidak sehat bisa menjadi pencetus sakit, terutama batuk dan radang tenggorok. Contoh yang paling sering terjadi di sekeliling kita adalah es atau jajanan yang banyak mengandung pemanis buatan, pewarna, perasa, dan penyedap rasa.
Tenggorok anak-anak belum sekuat orang dewasa. Mereka masih sangat rentan sakit karena makanan-makanan di atas. Itu sebabnya orangtua harus sebisa mungkin menjauhkan anak-anak dari “racun yang berbentuk makanan” tersebut.
Kami sendiri menerapkan aturan yang cukup ketat bagi si kecil. Sekalipun ia menangis, kami tidak akan membelikannya makanan-makanan yang akan menyebabkan dia batuk atau radang tenggorok. Lebih baik dia menangis daripada sakit. Itu prinsip yang kami pegang. Menangis paling lama sepuluh menit. Tapi kalau sudah telanjur sakit, masalahnya bisa berlangsung berhari-hari.
Bukan berarti dengan sikap seperti itu kita menjadi orangtua yang tega kepada anaknya. Justru itu demi kesehatan si kecil sendiri. Menghindarkan anak dari penyakit adalah bagian dari wujud rasa cinta orangtua kepada anak. J
Ajak Si Kecil Aktif
Agar si kecil tidak mudah sakit, orangtua juga harus berusaha menjaga daya tahan tubuh anaknya. Selain dengan makanan yang bergizi, orangtua harus mengajak dia aktif bergerak, bermain di luar rumah.
Jangan biarkan dia hanya bermain game di iPad. Ini merupakan kebiasaan buruk orangtua zaman sekarang. Karena tak mau direpotkan dengan urusan anak, banyak orangtua mengambil jalan gampang, memberi si kecil iPad agar dia bermain sendiri. Bahkan sekarang anak-anak usia setahun pun sudah banyak yang seharian hanya bermain iPad.
Sumber: Active.com/
Komputer tablet memang bisa sangat menyenangkan buat si kecil. Permainan-permainan di dalamnya juga bisa mengasah kecerdasan anak. Akan tetapi, alat-alat ini membuat si anak jarang bergerak sehingga fisiknya tidak aktif. Padahal, agar badannya sehat, ia harus aktif bermain dan bergerak. Memberi si kecil iPad bukan hal yang keliru. Yang keliru adalah jika orangtua membiarkan dia bermain tablet terus-terusan.

Bermain-main di luar rumah, selain membuat tubuh anak lebih sehat, juga akan melatih kemampuan motorik kasarnya seperti berlari dan menapaki tangga. Fisik yang aktif juga membuat anak terlatih merasakan lapar sehingga lebih mudah makan. Lagi pula, mana ada anak yang tidak suka diajak bermain-main di luar rumah? 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s