PILIH MAKANAN SEHAT: KARBOHIDRAT

Buku lengkap SOLUSI ANAK SUSAH MAKAN bisa diunduh dengan mengklik gambar berikut:


SUMBER KARBOHIDRAT
Selain bisa menjadi alternatif nasi karena banyak mengandung karbohidrat, biji-bijian juga bisa diolah menjadi cemilan yang menyehatkan. Idenya terserah kita, resepnya tinggal googling saja di internet. Hampir semua ide yang ada di kepala kita, sudah ada resepnya di internet. 
Berikut beberapa di antaranya:
1.      Jagung muda
Paling mudah, jagung muda cukup kita rebus atau kita kukus begitu saja. Waktu anak saya giginya masih belum kuat, istri saya biasanya menyajikan jagung rebus ini dalam bentuk jasuke, jagung-susu-keju. Jagung disisir dari tongkolnya, lalu dilumuri susu dan diberi topping keju parut, lalu dihidangkan dengan sendok. Si kecil menyukai menu ini gara-gara dia melihat anak-anak membeli jajanan ini di sekolahan.
Ketika si kecil sudah mulai kuat menggigit biji jagung langsung dari tongkolnya, kami biasa menyajikan jagung rebus utuh buat dia. Dia akan menggerogotinya sendiri tanpa bantuan kami. Syaratnya, jagung itu masih benar-benar muda. Kalau sudah agak tua, dia lebih sering menolaknya karena bijinya sudah terlalu keras.
Selain disajikan dengan cara di atas, jagung muda juga bisa disajikan sebagai es krim. Hampir bisa dipastikan si kecil akan menyukainya karena sebagian besar anak balita menyukai es krim. Daripada makan es krim buatan pabrik, lebih sehat dia makan es krim yang dibuat dengan penuh cinta oleh ibunya sendiri.
Es krim buatan pabrik selalu mengandung bahan-bahan tambahan pangan untuk mempertahankan teksturnya. Es krim buatan sendiri tak perlu menggunakan bahan-bahan itu karena jagung muda sudah mengandung pati, serat, lemak, dan protein yang membuat teksturnya bisa lembut walaupun tidak mungkin bisa selembut es krim buatan pabrik. Tanpa tambahan gula pun es krim jagung sudah cukup manis asalkan kita menggunakan jagung manis.
Jangan lupa, setelah jagung diblender, hasil blenderan harus disaring lebih dulu dengan kain halus, baru diolah menjadi es krim. Kalau tidak disaring, hasil es krimnya tidak bisa lembut karena masih berisi serat kulit jagung. Walaupun sudah diblender belasan menit, serpihan kulit biji jagung ini tetap tidak bisa halus untuk ukuran es krim.
Sumber: Asdagoodliving.co.uk/
Dilihat dari aspek gizi, es krim jagung sebetulnya bisa saja menjadi pengganti nasi. Karbohidrat ada di dalam jagung. Lemak ada di dalam santan. Bahkan, kalau kita menghendaki kandungan protein yang lebih tinggi, kita bisa menambahkan susu atau telur ke dalamnya.
Jadi, sebetulnya es krim jagung adalah bubur jagung atau susu jagung yang disajikan dalam suhu es. Ini adalah contoh bagaimana variasi bentuk penyajian bisa menjadi solusi agar anak tetap tercukupi gizinya walaupun dia kurang suka makan nasi.     
2.      Kentang
Paling gampang, kita bisa menyajikannya dalam bentuk kentang rebus atau kukus. Karena teksturnya yang lembut, kentang lazim disajikan sebagai makanan padat pertama pada teknik Baby-led Weaning. Bayi yang belum punya gigi pun bisa mengunyah kentang rebus dengan gusinya.
Kentang juga biasa disajikan sebagai puree, kentang lumat, atau perkedel. Karena rasanya yang netral dan teksturnya yang lembut, kentang bisa diolah menjadi apa saja, baik untuk menu makan besar pengganti nasi maupun untuk cemilan di antara jam makan.
Kalau hendak digunakan sebagai pengganti menu nasi buat si kecil, istri saya biasanya memasaknya menjadi piza kentang dengan tambahan telur, daging giling, dan mi atau makaroni. Dengan begitu, kami sekeluarga bisa makan menu yang sama.
Sumber: Hanielas.com/
3.      Ubi jalar
Kalau si kecil bosan dengan ubi kukus, kita bisa menyajikannya dalam bentuk ubi goreng, cupcake, bakpao, puding, es krim, atau yang lain. Agar lebih menarik, kita bisa memilih ubi yang dagingnya berwarna ungu, atau campuran ubi ungu dan ubi jingga. Selain warnanya lebih menarik, pigmen ungu dan oranye merupakan sumber antioksidan dan betakaroten.
Salah satu kelemahannya, ubi jalar mengandung sejenis karbohidrat yang sulit dicerna. Karbohidrat ini bisa meningkatkan produksi gas di usus dan menyebabkan si kecil sering buang angin. Efek ini tidak berbahaya, hanya memang tidak menyenangkan.
Untuk meminimalkan efeknya, porsi sajian ubi jalar tak perlu banyak-banyak. Cukup setara dengan satu porsi cemilan. Penyajiannya juga sesekali saja, sehari seporsi saja, tak perlu tiga kali dalam sehari.
4.      Labu kuning
Buah yang biasa disebut waluh ini merupakan salah satu sumber karbohidrat yang bergizi. Gizinya memang tidak sekomplet nasi, tapi waluh unggul dalam hal banyak mengandung betakaroten, sumber vitamin A. Untuk bayi yang baru belajar makan, waluh sangat cocok disajikan dalam bentuk puree atau bahkan waluh kukus karena teksturnya yang lembut.

Labu kuning mengandung banyak pati. Dengan pengolahan sederhana, buah ini bisa dibuat menjadi tepung. Tepung labu kuning selanjutnya bisa dimanfaatkan sebagai pengganti maupun campuran tepung terigu atau tepung beras. 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s